Konjungtor Koordinat dan Subordinat

Kata-kata yang Tergolong Konjungtor Koordinatif
Akan tetapi, atau, apalagi, bahkan, baik,…maupun, baik…ataupun, dan, dan lagi, hanya, kemudian, lagi, lagi pula, lalu, lantas, malah, malahan, melainkan, namun, namun demikian, namun begitu, padahal, sebaliknya, sedang, sedangkan, serta, tambahan lagi, tambahan pula, tapi, tetapi.

Kata–kata yang Tergolong Konjungtor Subordinatif
Agar, supaya, akibat, andaikan, andaikata, apabila, apabila demikian, apabila begitu, asal, asalkan, bagai, bahwa, begitu, berhubung, berhubung dengan itu, berkat, biar, biarpun, bila , bilamana, buat, dalam, dalam pada itu, daripada, demi, dengan, dengan demikian, dengan cara demikian, dengan begitu, dengan cara begitu, dengan cara itu, di samping, disamping itu, guna, hingga, jika, jika begitu, jika demikian, jikalau, kalau, kalau-kalau, karena, karena itu, kecuali, kendati, kendatipun, ketuka, ketika itu, lantaan, manakala, meski, meskipun, demikian, meskipun begitu, oleh karena itu, sambil, sampai, sampai-sampai, seakan, seakan-akan, seandainya, sebab,sebab itu, sebagaimana, sebelum, sebelum itu, sebelumnya, sedang, sedari, sehabis, sehabis itu, sehingga, sejak, sejak itu, sekiranya, selagi, selain, selain itu, selain daripada itu, selama, semasa, sembari, semenjak, semenjak itu, sementara, sementara itu, seolah, seolah-olah, seperti, serasa, serasa-rasa, seraya, serta, sesudah itu, setelah itu, setiap, setiap kali, seumpama, seusai, sewaktu, sungguhpun, sungguhpun demikian, sungguhpun begitu, supaya, tanpa, tatkala, tempat, tengah, tiap kali, untuk, yang, waktu, waktu itu, walau, walaupun, walaupun begitu, walupun demikian.

1. Kata dan
Menurut KBBI kata dan adalah (p) penghubung satuan kata bahasa (kata, frasa, klausa, dan kalimat) yang setara, yang termasuk tipe sama serta memiliki fungsi yang tidak berbeda.
Contoh
Ayah dan ibu, bibi dan paman serta para anak, cucu, dan kemenakan bersama-sama merayakan 50 tahun perkawina nenek mereka.

2. Kata dengan
Menurut KBBI kata dengan adalah (p); 1 beserta: bersama-sama; ia pergi dengan anak istrinya, 2 Saman dengan Simin tinggal sekampung; 3 memakai (menggunakan) suatu alat; melempar dengan batu; menusuk dengan belati; melukis dengan cat; 4 kata penghubung yang menyatakan hubungan kata kerja dengan pelengkap atau keterangannya; bermain dengan temannya; 5 kata penghubung untuk menerangkan cara (bagaimana terjadinya atau berlakunya): sambil, seraya: ia menjawab dengan tersenyum; harus datang sendiri dengan membawa ijazah ; 6 kata penghubung yang menerangkan (sifat) ; diperhatikan dengan sungguh-sungguh; gawangnya dijaga dengan ketat; menyerang dengan gagah berani; 7 oleh; karena: lemarinya penuh dengan buku; 8 atas: dengan kemauan sendiri; 9 penghubung untuk menyatakan keselarasan (kesamaan, kesesuaian): menyesuaikan dengan keadaan lingkungan; mukanya mirip dengan ibunya; dengan sendirinya sendiri (dengan arti yang lebih kuat) ; otomatis: bergerak dengan sendirinya.

Ciri-Ciri Sintaksis Konjungtor dan
Berdasarkan struktur sintaksisnya kunjungtor dan memiliki ciri-ciri sintaksis, yaitu:
1. Keterikatan
Dan tidak dapat berdiri sendiri dan menjadi kalimat. Konjungtor ini terikat pada ujaran lain baik itu kata, frase, klausa, dan kalimat.
Contoh
Saya dan Hasan
Contoh di atas konjungtor dan terikat pada dua kata.
2. Posisi
Posisi dan dimuka kunjungta kedua. Posisi ini tetap.
Contoh
Kucing dan harimau belang.
Apabila kalimat di atas dituliskan kucing hutan, harimau dan belang maka hasilnya tidak akan gramatikal.
3. Urutan konjungta
Dan bersama dengan konjungta yang ada di belakangnya tidak dapat dipertukarkan dengan konjungta yang ada di mukanya.
Contoh
Dinah dan adiknya pergi ke pasar.
Apabila urutannya ditukarkan menjadi Dan adiknya Dinah pergi ke pasar maka tidak gramatikal. Jadi urutannya tetap.
2. Banyaknya konjungta
Konjungta yang ada bersama dengan dan dapat lebih dari dua banyaknya.
Contoh
Gula, garam, teh, dan kopi.
5. Koorensi
Dan mempunyai koorensi dengan sejumlah adverbia konjungtif tertentu. Koorensi ini mempunyai akibat sintaksis dan semantis.

dan dapat berkoorensi dengan
tambahan pula, tambahan lagi, lagi pula, lalu, sementara itu, tatkala itu, waktu itu, katika itu, pada saat itu, sebelum itu, sebelumnya, sesudahnya, setelah itu, kemudian, segera sesudah itu, sebaliknya, di lain pihak, oleh sebab itu, oleh karena itu, akibatnya, hasilnya, akhirnya.
Contoh
Pidatonya amat panjang, dan tambahan pula yang hadir sudah cukup lelah mendengarkan pidato-pidato itu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: